Thursday, July 4, 2019

ZIARAH WALI JAWA TENGAH TAHUN 2019

Posted by kirom2015.blogspot.com On 12:21 AM No comments
Kawan Kirom dot com, bagi kaum muslimin yang ingin mendekatkan diri dan meningkatkan ketaqwaan  kepada Allah Swt serta meningkatkan ukhwah islamiyah dan menjalankan sunnah Rosul dan menyintai waliyullah yaitu itu Ziarah Para Auliya'.

Panitia Ziarah Pondok Pesantren Raudlatul ulum Datinawong akan mengadakan Kegiatan Tahunan yaitu berupa Ziarah Wali Jawa Tengah dengan tujuan sebagai berikut :

  1. Makam Mbah Djati dan Mbah Nasrori ( Datinawong )
  2. Makam Mbah Dalhar (Gunung Pring Magelang )
  3. Makam Sultan Mataram (Bantul Jogjakarta )
  4. Makam Syeh Maghribi  ( Parangtriris Jogjakarta )
  5. Makam Syeh Bela Belu ( Parangtritir Jogjakarta )
  6. Makam Syeh Pandan Aran (Bayat Klaten )
  7. Makam Syeh Dombo (Klaten)
  8. Makam Syeh Pangeran Samber Nyowo (Solo )
Dengan Biaya   Rp   300.000,-  ( Tiga ratus ribu rupiah )

Ziaran dilaksnakan mulai hari Jum'at malam stelah isya' sampai hari Ahad atau  bertepatan pada tanggal   20 sampai dengan 22 September  2019.

Ayo Kawan kirom dot com segera daftarkan diri anda di Panitia Ziaran Wali Jawa Tengah dengan cara :

  1. Langsung datang Ke pondok Pesantren Raudlatul Ulum Datinawong, atau 
  2. Hubungi contak person dibawah ini :
  • Ust. Ahmad Khusen  ( 085 330 167 441 )
  • Ust. M. Musthofa  ( 085 785 343 004 )
  • Ust. M. Syamsuddin ( 085 715 399 755 ).
  •  
Kawan Kirom Dot Com yang membaca postingan ini segera daftarkan diri anda atau bisa di share di medsos lainya supaya yang lainya tahu.

Bagi yang mau shere postingan ini kami ucapkan banyak terima  kasih semoga Allah swt selalu melindungi kiata. Aamiin.

Salam Bloggger.

Kirom Dot Com Datinawong Babat Lamongan.

Monday, July 1, 2019

PEMBAGIAN SURAH-SURAH DALAM AL QUR'AN

Posted by kirom2015.blogspot.com On 9:04 PM No comments
Kawan Kirom Dot Com, Jumpa di postingan berikutnya yaitu tentang Pembagian Sudah-surah Dalam Al Qur'an dan postingan sebelumnya tentang Masa dan Periodesasi Turunya Al Qur'an.

Kawan Kirom Dot Com bahwa Surah-surah yang ada di dalam Al Qur'an ditinjau dari segi panjang dan pendeknya terbagi menjadi empat bagian yaitu :

  1. Assabi'ut lititiwal, yaitu tujuh surah yang panjang, yaitu Surah Al BAqoroh, Ali Imron, Annisa', Al A'rof, Al An'am, Al MAidah dan surah Yunus.
  2. Al-Miuun, yaitu surah-surah yang berisi seratus ayat lebih, seperti : Surah Hud, Yusuf, lukman dan lainya.
  3. Al-Matsani, yaitu Surah-surah yang berisi kurang sedikit dari seratus ayat, seperti : Al-Anfal, Al-Hijr dan lain sebagainya.
  4. Al-Mufashshal, yaitu surah-surah pendek seperti surah Al_alaq, Al-Ikhlash, Al Falaq dan lain sebagainya.

Surah-surah Dalam Al Quran :

 Kawan Kirom Dot Com, bahwa Alqur'an terdiri dari 114 surah, dan terdiri dari 6236 ayat, sebagian ulama mengatakan jumlah ayat Al Qur'an adalah 6666. Jumlah kalimatnya menurut hitungan sebagian para ahli tercatat 74.437 dan huruf sebanyak 325.345. 

Baik kawan Kirom Dot Com, supaya lebih jelas lagi mari kita simak Pembagian surah berikut jumlah jumlah ayatnya berikut :

  1. Al Fatihah/ummul Qur'an, surah Makiyah, 7 ayat.
  2. Al Baqoroh (Sapi betina), Surah Madaniyah, 286 ayat
  3. Ali Imran (Keluarga Imran) Surah Madaniyah , 200 ayat
  4. An-Nissa' ( Wanita-wanita), Surah MAdaniyah , 176 ayat
  5. Al-Maidah (hidangan), Surah Madaniyah, 120 ayat
  6. Al-An'am (binatang ternak), Surah Makiyah , 165 ayat
  7. Al-A'rof (tempat tertinggi), Surah Makiyah, 206 ayat.
  8. Al-Anfal (rampasan perang), Surah MAdaniyah, 75 ayat.
  9. At Taubah (pengampunan), Surah MAdaniayh, 129 ayat.
  10. Yunus (nama Nabi), Surah Makiyah , 109 ayat.
  11. Huud (Nama Nabi ), surah Makiyah , 123 ayat.
  12. Yusuf (Nama Nabi), Surah Makiyah , 111 ayat.
  13. Ar-Ro'du (petir/Guruh), Surah Makiyah, 43 ayat.
  14. Ibrahim (Nama Nabi ), Surah Makiyah , 52 ayat.
  15. Al-Hijjr (Nama sebuah pegunungan), Surah MAkiyah, 99 ayat.
  16. An-Nahl (Lebah), Surah Makiyah , 128 Ayat.
  17. Al-Isro' (Perjalanan di malam hari), Surah Makiyah, 111 ayat
  18. Al- KAhfi (gua), Surah Makiyah , 110 ayat.
  19. Maryam (ibu Nabi Isa), Surah MAkiyah , 98 ayat.
  20. Thaaha, Surah Makiyah, 135 ayat.
  21. Al-anbiya' (Nabi-nabi) Surah Makiyah, 112 ayat.
  22. Al-Hajj (Haji), Surah MAdaniyah , 78 ayat.
  23. Al-Mukminun (Orang-orang yang beriman), Surah Makiyah, 118 ayat.
  24. An-Nur (Cahaya), surah Madaniyah, 64 ayat.
  25. Al-Furqon (Pembeda), Surah Makiyah, 77 ayat.
  26. Asy-Syuraa (Para penyair), Surah Makiyah , 227 ayat.
  27. An-Naml (Semut), Surah Makiyah, 93 ayat.
  28. Al_Qashash (Cerita) , Surah Makiyah , 88 ayat.
  29. Al-Ankabut (laba-laba), Surah Makiyah, 69 ayat.
  30. Ar-Ruum (Bangsa Romawi ), Surah Makiyah, 60 ayat.
  31. Luqman , Surah Makiyah, 34 ayat.
  32. As-Sajdah (Sujud), Surah Makiyah , 30 ayat.
  33. Al-Ahzab (golongan-golongan), Surah MAdaniyah , 73 ayat.
  34. Saba' (suku Saba') , Surah MAkiyah , 54 ayat.
  35. Faatir (PEncipta), Surah Makiyah , 45 ayat.
  36. Yaa-siin, Surah Makiyah, 83 ayat.
  37. Ash-Shooffaat (yang berbaris-baris), Surah Makiyah , 182 ayat.
  38. Shaad, Surah Makiyah , 88 ayat.
  39. Az -Zumar (rombongan-rombongan), Surah Makiyah , 75 ayat.
  40. Al-Mu'min (orang beriman) ,Surah Makiyah , 85 ayat.
  41. Fushshilat (yang dijelaskan), Surah Makiyah, 54 ayat.
  42. Asy_Syura (Musyawarah), Surah Makiyah , 53 ayat.
  43. Az-Zuhruf (Perhiasan), Surah MAkiyah , 89 ayat.
  44. Ad-Dukhan (kabut), Surah MAkiyah, 59 ayat.
  45. Al-Jaatsiyah (yang berlutut), Surah Makiyah , 37 ayat.
  46. Al-Ahqaaf (bukit-bukit pasir), Surah Makiyah , 35 ayat.
  47. Muhammad (Nabi Muhammad), Surah Makiyah , 29 ayat.
  48. Al Fath (Kemenangan), Surah Madaniyah , 29 ayat.
  49. Al Hujuraat (kamar-kamar), Surah MAdaniyah , 18 ayat.
  50. Qaaf, Surah Makiyah, 45 ayat.
  51. Adz-Dzariyaat (angin yang menerbangkan), Surah MAkiyah, 60 ayat.
  52. Ath-Thur (gunung), Surah Makiyah , 49 ayat.
  53. An-Najm (Bintang), Surah Makiyah , 62 ayat.
  54. Al Qomaar (Bulan), Surah Makiyah ,  55 ayat.
  55. Ar-rahman (Yang Maha Pemurah ), Surah Makiyah , 78 ayat.
  56. Al Waqiaah (Hari Kiamat) , Surah Makiyah ) 96 ayat.
  57. Al HAdiid (besi), Surah MAdaniyah , 29 ayat.
  58. Al Mujadiilah (wanita yang mengajukan gugatan ), 22 ayat.
  59. Al-HAsyr (Pengusiran), Surah Madaniyah , 24 ayat.
  60. Al Mumtahanan (Perempuan yang di uji ) Surah MAdaniyah , 13 ayat.
  61. Ash-Shaaf (barisan), Surah Madaniyah , 14 ayat.
  62. Al-Jumu'ah (hari Jum'at ), Surah Madaniyah , 11 ayat.
  63. Al-Munafiquun (orang-orang munafiq ), Surah Madaniyah 11 ayat.
  64. At-Taghaabun (hari dinampakkan kesalahan-kesalahan), 18 ayat.
  65. At Thalaq (talak/cerai), Surah Madaniyah, 12 ayat.
  66. At-Tahriim (mengharamkan ), Surah MAdaniyah , 12 ayat.
  67. Al-Mulk (Kerajaan), Surah Makiyah , 30 ayat.
  68. Al Qalam (Pena/firman ), Surah MAkiyah , 52 ayat.
  69. Al Haqqoh 9HAri kiamat ), surah MAkiyah , 52 ayat.
  70. Al Ma'arij (tempat-tempat naik), Surah Makiyah , 44 ayat.
  71. Nuh (Nabi Nuh ), Surah Makiyah , 28 ayat.
  72. Al Jin (jin), Surah Makiyah , 28 ayat.
  73. Al Muzzammil (yang berselimut ), Surah MAkiyah , 20 ayat.
  74. Al Muddatsir (yang berselubung ), Surah makiyah, 56 ayat.
  75. Al Qiyamah (Hari Kiamat), Surah Makiyah, 40 ayat.
  76. Al Insaan (Manusia), Surah Madaniyah , 31 ayat.
  77. Al- Mursaalat (malaikat-malaikat yang diutus ), Surah Makiyah , 50 ayat.
  78. An -Nabaa' (berita besar ), Surah Makiyah , 40 ayat.
  79.  An-Naazi'at (Malaikat yang beralih cepat ), Surah MAkiyah , 46 ayat.
  80. Abasa (bermuka masam), Surah Makiyah, 42 ayat.
  81. At-Takwir (menggulung), Surah Makiyah, 29 ayat.
  82. Al - Infitthaar (Terbelah), Surah Makiyah, 19 ayat.
  83. Al- Muthafffifin (orang-orang yang curang ), Surah Makiyah, 36 ayat.
  84. Al- Insyiqaah (terbelah), Surah Makiyah , 25 ayat.
  85. Al Buruj (Bintang-bintang), Surah Makiyah , 22 ayat.
  86. At Thariiq (yang datang dimalam hari), Surah Makiyah , 17 ayat.
  87. Al - A'laa (Yang paling tinggi ), Surah Makiyah , 19 ayat
  88. Al - ghaasiyah ( kejadian yang dahsyat) , Surah Makiyah , 26 ayat.
  89. Al Fajr (Fajar), Surah Makiyah , 30 ayat.
  90. Al Balad (negeri), Surah Makiyah , 20 ayat.
  91. Asy-Syams (matahari), Surah Makiyah , 15 ayat.
  92. Al Lail (Malam), Surah Makiyah , 21 ayat.
  93. Adh-Dhuha (waktu matahari naik sepenggalah), surah Makiyah , 11 ayat.
  94. Al Insyirah (kelapangan), Surah Makiyah , 8 ayat.
  95. At Tiin (Buah tin), Surah Makiyah , 8 ayat.
  96. Al-Alaq (Segumpal darah), Surah Makiyah, 19 ayat.
  97. Al Qodr (kemulyaan), Surah MAkiyah, 5 ayat.
  98.  Al BAyyinah (bukti yang nyata ), Surah Makiyah , 8 ayat.
  99. Az Zalzalah ( Kegoncangan) , Surah Madaniyah, 8 ayat.
  100. Al-Aadiyat (kudan perang yang berlari kencang), Surah Makiyah , 11 ayat.
  101. Al- Qaariah (hari kiamat), Surah Makiyah , 11 ayat.
  102. At-Takaatsur (bermegah-megah), Surah Makiyah , 8 ayat.
  103. Al-Ashr (Masa), Surah Makiyah , 3 ayat
  104. Al-Humazah (pengumpat), Surah Makiyah , 9 ayat.
  105. Al Fiil (gajah), Surah Makiyah , 5 ayat
  106. Al Quraisy (Suku qurais), Surah Makiyah , 4 ayat.
  107. Al-Mau'un (barang-barang yang berguna ), Surah Makiyah , 7 ayat.
  108. Al-Kautsar (nikmat yang banyak ), Surah Makiyah , 3 ayat.
  109. Al-Kaafiruun (orang-orang kafir ), Surah Makiyah , 6 ayat.
  110. An-Nashr (pertolongan), Surah Madaniyah , 3 ayat.
  111. Al Lahab (gejolak api ), Surah MAkiyah , 5 ayat.
  112. Al-Ikhlash (Keesaan Allah), Surah Makiyah , 4 ayat.
  113. Al Falaq (Waktu subuh), Surah Makiyah. 5 ayat.
  114. Annaash (Manusia), Surah Makiyah , 6 ayat.
 Kawan Kirom Dot Com, demikian nama-nama surah dalam Al Quran beserta jumlah ayatnya, semoga bermanfaat bagi kita semua. Semoga dengan postingan ini dapat memperdalam iman kita terhadap Kitab suci Al Qur'an.

Salam Blogger

Sunday, June 30, 2019

MASA DAN PERIODESASI TURUNNYA AL QUR'AN

Posted by kirom2015.blogspot.com On 9:04 PM No comments
Kawan Kirom Dot Com, jumpa lagi di postingan tentang Al Qur'an sebagai Hukum Islam, postingan sebelumnya tentang  Cara Al Qur'an diwahyukan

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya bahwa Al Quran di turukan dalam kurun waktu 22 tahun, 2 bulan 22 hari. Al Qur'an diturunkan di kota makkah dan madinah.

  1. Ayat Al Qur'an yang diturunkan di makkah atau sebelum Nabi Saw hijrah ke MAdinah dinamakan ayat-ayat Makiyyah. Ayat-ayatnya meliputi 19/30 dari isi Al Qur'an, yang terdiri dari atas 86 surah. Untuk ciri-ciri ayat-ayat yang diturunkan di kota Mekkah itu antara lain :
  •  ayat-ayatnya pendek-pendek
  • Terdapat perkataan " wahai manusia", kecuali surah Al Hajj ayat 77.Mengandung hal-hal yang berhubungan dengan keimanan, ancaman dan pahala.
  • Mengandung kisah-kisah terdahulu, kecuali surah Al Baqoroh.
  • Mengajarkan budi pekerti dan akhlak yang mulia dan berjalan diatas jalan yang benar.
  • Surah yang didalamnya terdapat ayat-ayat sajdah.
  • ayat-ayat yang didalamnya terdapat lafdz " Kalla".
  1. Ayat-ayat yang diturunkan dimadinah atau sesudah Nabi Saw Hijrah ke MAdinah, dinamakan Ayat-ayat MAdaniyah. Ayat-ayat Madaniyah meliputi 11/30 dari isi Al Qur'an, terdiri atas 28 surah. Adapun ciri-ciri Ayat Madaniyah adalah antara lain :
  • ayat-ayatnya dan surahnya panjang-panjang. 
  • Ayat-ayatnya didalamnya terdapat perkataan panggilan kepada orang-orang yang beriman.
  • Ayat-ayatnya mengandung izinberjihat atau menjelaskan tentang perang dan hukumnya.
  • ayat-ayatnya menjelaskan tentang hukum-hukum  baik yang berhubungan dengan hukum adat, hukum-hukum duniawai, seperti hukum ketatanegaraan, hukum internasional, hukum antar agama dan lain sebagainya.
  • Ayat-ayatnya menyinggung hal ikhwal orang munafiq, kecuali surah Al Ankabut mulaiayat ke 12 dan seterusnya.
  • Menunjukkan secara rinci bukti-bukti atau dalil-dalil yang menunjukkan hakekat-hakekat keagamaan.
Demikian semoga postingan ini bermafaat dan dapat menebalkan iman kita terhadap Al Qur'an.


Salam Blogger dari Kirom Dot Com

CARA AL QUR'AN DIWAHYUKAN

Posted by kirom2015.blogspot.com On 8:39 PM No comments
Kawan Kirom dot com jumpa lagi di Nuansa Islami, Postingan ini lanjutan postingan sebelumnya yaitu Tentang Al Qur'an Sebagai Hukum Islam.

Kawan Kirom Dot Com, Bahwa Al Qur'an yang kita baca setiap hari terutama waktu Sholat dan aktivitas lainya itu diturunkan tidak langsung 30 Juz tapi diturunkan secara berangsur-angsur, secara keseluruhan waktu yang di butuhkan adalah kurun waktu selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari melalui perantaraaan Malaikat Jibril dengan Cara :

  1. Malaikat Jibril meresapkan wahyu kedalam Hati Nabi Muhammad Saw. Dalam penyampaian ini  Baginda Rosulullah Saw tidak melihat kehadiran Malaikat Jibril, tapi hanya merasakan menerima wahyu  dari Allah Swt.
  2. Malaikat Jibril menampakkan diri kepada Baginda Rosulullah Saw berupa seorang lelaki tampan, dan menyampaikan firman Allah Swt sampai Nabi Muhammad Saw hafal benar. Wahyu yang datang kepada Nabi Muhammd Saw bermacam-macam cara diantaranya adalah seperti gemerincingnya lonceng, yang dirasakan oleh Nabi Muhammad Saw, cara seperti ini cara yang paling berat dirasakan oleh Baginda Rosulullah Saw. Bahkan tidak jarang sampai kening beliau berkeringat, meski turunnya wahyu itu pada musim hujan.
  3. Malaikat Jibril menampakkan diri sebagai wujud sebenarnya dan mengajarkan firman Allah Swt.
Allah Swt sengaja menurunkan ayat-ayat Al Qur'an secara berangsur-angsur. Sesuai Firman Allah Swt dalam Al Qur'an Surah Al Isro ayat 106 Juz 17. Yang berbunyi :

"Dan Al Qur'an itu Kami perinci agar kamu bacakan kepada manusia perlahan-lahan, dan Kami menurunkannya berangsur-angsur"

Dengan demikian tujuan diturunkannya ayat-ayat Al Qur'an secara berangsur-angsur adalah :

  1. Agar mudah dihafal, dimengerti dan diamalakn dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Banyak ayat-ayat yang diturunkan merupakan jawaban dari pertanyaan atau penolakan suatu pendapat / perbuatan.
  3. Ayat-ayat yang diturunkan karena ketika itu terdapat peristiwa yang tidak dapat dipecahkan oleh Nabi Muhammad Saw sehingga menunggu turunnya petunjuk dari Allah Swt melalui Malaikat Jibril.

Ayat Pertama dan Ayat Yang Terakhir yang diterima oleh Baginda Rosulullah Saw :

  1. Ayat-ayat Al Qur'an yang pertama diturunkan adalah ayat 1 sampai 5 dalam surah Al Alaq sewaktu Nabi Muhammad Saw berkholwat/menyendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.
  2. Sedangkan ayat terakhir yang diturunkan adalah ayat 3 dari surah Al Maidah diturunkan dipadang Arafah sewaktu Nabi Muhammad menjalankan ibadah Haji Wada'.
 
Cukup sekian dulu postingan mengenai Sumber  Hukum Islam Nanti akan kami lanjut kembali semoga postingan ini bermanfaat buat kawan Kirom Dot Com, dan bisa memperkuat iman kita semua sehingga kelak nanti di akhirat mendapat syafaat dari Al Qur'an bagi  siapa yang mau membaca dan mengamalkan Al Qur'an.

Sampai Jumpa.

Salam Blogger.

Sunday, June 23, 2019

PESAN GUS DUR

Posted by kirom2015.blogspot.com On 2:41 AM No comments

Kalau ngaji Qur'an itu yg sungguh2. Sebab Qur'an itu kalau gak syafaat ya laknat. Pilihannya ya cuma dua itu.
Qur'an itu hurufnya ada 4 :
"ق ر أ ن"

Pertama Qaf
*************

Sifatnya #qalqalah, artinya #guncang.
Setiap orang yg menempuh jalan untuk menjadi ahlul Quran akan di uji Gusti Allah dg cobaan2 yg menggonjang ganjingkan hidupnya nduk.

Kedua Ra'
**********

Sifatnya #takrir, artinya #mengulang2.
Meskipun cobaan yg mendera jalanmu kelak akan mengguncang hidupmu, sekali kali jangan kau pernah berhenti nduk ,karena Quran itu harus selalu dibaca berulang2 meskipun sudah khatam. DERES! Kalau tidak, SERED!

Ketiga Hamzah
****************

Sifatnya #syiddah berarti #kuat.
Maksudnya, kamu harus benar-benar kuat menjaga Quranmu dg membaca dan membacanya lagi dan lagi meskipun hidupmu digonjang ganjingkan masalah yg tak sudah sudah. Sapa ngrumat keramut, sapa ngremeh keremet nduk.

Dan yg terakhir Nun
********************

Sifatnya #idzlaq, artinya #ringan.
InsyaAllah nduk, kalau kamu kuat dan Sabar atas sgala coba yg mengguncang jiwa raga, sembari mengistiqomahkan ngajimu dg terus menerus nderes Quran mu, hidup matimu akan ringan nduk, seringan mulutmu saat mengucapkan nun.

Boleh dishare. Sesuatu yang baik memang harus banyak disebarkan.

Terima kasih

Wednesday, June 12, 2019

AL QUR'AN SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM

Posted by kirom2015.blogspot.com On 8:08 PM No comments
Kawan Kirom dot Com kita jumpa lagi di nuansa Islami yaitu tentang sumber hukum islam yang sangat penting bagi kita semua Yaitu Alqur'an . Apabila kita semua mau berpedoman pada Alqur'an maka kita semua akan selamat dari mara bahaya dan mendapatkan kenikmatan yang tiada tara yaitu berupa Syurga. Mari kita simak keterangan berikut .

Kawan apa itu Al Qu'an ?
Alqur'an adalah salah satu kita suci yang diturunkan oleh Allah swt yang berisi tentang firman-firman Allah swt yang diwahyukan kepada Baginda Rasulullah saw melalui perantaraan Malaikat Jibril As.

Sesuai firman Allah Swt dalam Surah Asy Syuraa ayat ke 192-193 yang artinya :
" Dan Sesungguhnya Al Qur'an diturunkan Tuhan semesta Alam. Al Qur'an dibawa turun oleh Ruhul Amin (Jibril)".

Allah Swt berfirman lagi dalam Surah Al Hijr ayat 9 yang artinya :
" Sesungguhnya Kami yang menurunkkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami memeliharanya".

Ayat yang terakhir inilah yang memberi jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Qur'an sepanjang masa. Dan memang sudah terbukti beberapa kali usahakan memalsukan ayat-ayat Al Qur'an selalu dapat digagalkan oleh kaum muslimin. bahkan banyak dari mereka yang masuk islam karena tahu tentang kehebatan dan kebenaran Al Qu'an. subhanallah
Kita kaum muslimin sepantasnya mau memperdalam isi kandungan Al Qur'an Semoga Postingan ini bermanfaat bagi kita semua.

Apa Saja isi Kandungan Al Qur'an ?

Al Qur'an berisi tentang :
1. Akidah (Tauhid)
2. Ibadah 
3. Janji dan Ancaman
4. Jalan mencapai kebahagiaan
5. Kisah-kisah
6. Isyarat-isyarat Ilmiah

Apasaja Nama lain Dari AlQur'an ?

Nama-nama lain Dari Al Qur'an adalah :

1. Alkitab atau Kitabullah
"Kitab ini tidak ada keraguan di dalamnya menjadi petunjuk bagi orang-orang yang -orang yang bertaqwa" Qs. Al Baqoroh ayat 2
disini adalah mengikuti segala perintahNya dan menjauhi segala Larangan-Nya

2. Adz-Dzikir
Artinya adalah Peringatan. Al Qur'an memberi peringatan bagi orang-orang yang mau mempelajarinya.
Firman Allah swt dalam surah Al Hijr ayat 9 yang artinya :
" Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al Qur'an (Adz-Dzikir), dan sesungguhnya Kami memelihara-Nya".

3. Al Furqon (Pembeda)
"Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al Furqon kepada Hamba-Nya, agar dia memberi peringatan bagi seluruh Alam ". Qs Al Furqon ayat 4.

Apa Fungsi diturunkan Al Qur'an ?
  1. Sebagai bukti berasal dari allah swt
  2. Sebagai Pembenar kitab-kitab suci sebelumnya yaitu Taurat, Zabur dan Injil.
  3. Sebagai pelajaran dan penerangan
  4. Sebagai Pembimbing yang lurus
  5. sebagai pedoman bagi manusia, pptunjuk dan rahmat bagi yang menyakininya.
  6. Sebagai Pelajaran
  7. Sebagai petunjuk dan kabar gembira.
  8. Sebagai obat penyakit jiwa.
Demikian Postingan kami tentang Al Qur'an semoga bermanfaat dan akan kami lanjut ke postingan berikutnya. Tetaplah berkunjung ke Blog kami Salam Blogger.


Monday, June 10, 2019

DEMOKRASI SEBAGAI SISTEM POLITIK DI DESA

Posted by kirom2015.blogspot.com On 9:20 PM No comments
Demokrasi sebagai sistem politik di desa merupakan suatu sistem yang menunjukkan bahwa kebijakan umum ditentutkan atas dasar musyawarah oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan yang berkala yang didasarkan atas prinsip kebersamaan dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnya kebebasan politik.

Setidaknya 5 (lima) kondisi yang diperlukan bagi kelancaran demokratitasi di desa :

1. Penguatan struktur ekonomi yang berbasis kerakyatan dan keadilan.

2. Tersedianya kebutuhan-kebutuhan dasar bagi kepentingan rakyat desa seperti pangan, kesehatan dan pendidikan.

3. Kemapanan kegotong-royongan dan identitas desa sehingga tahan terhadap pembelahan dan perbedaan sosial politik rakyat desa.

4. Pengetahuan yang luas, pendidikan, kedewasaan, sikap toleransi, rasa tanggung jawab kolektif.

5. Rezim yang terbuka dan bertanggung jawab dan menggunakan sumber-sumber publik yang efisien.

Demokrasi desa di Indonesia dapat distratifikasikan sebagai berikut:

1. Demokrasi Desa yang bercirikan antara lain yaitu: musyawarah, mufakat, gotong royong, hak mengadakan protes bersama dan hak menyingkir dari kekuasaan absolut.

2. Demokrasi Pancasila. Pancasila sebagai ideologi nasional yaitu seperangkat nilai yang dianggap baik, sesuai dan adil dan menguntungkan bangsa.

3. Nilai-nilai demokrasi yang terjabar dari nilai-nilai Pancasila, yaitu: Kedaulatan rakyat, Republik, Negara berdasar atas hukum, pemerintahan yang konstitusional, sistem
perwakilan, prinsip musyawarah, dan prinsip ketuhanan.

Model demokrasi di desa berdasarkan penerapanya ada 3 macam, yaitu:

1. Demokrasi formal ditandai dengan adanya kesempatan untuk memilih pemerintahanya (Kades dan BPD) dengan interval yang teratur berdasarkan peraturan yang berlaku.

2. Demokrasi permukaan (facade) yang tampak luarnya memang demokrasi, tetapi sama sekali tidak memiliki subtansi demokrasi. Pemilihan Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa yang hanya supaya dilihat oleh orang-orang hasilnya adalah demokrasi dengan intensitas yang dalam banyak hal tidak jauh dari sekadar polesan pernis demokrasi yang melapisi struktur politik di desa.

3. Demokrasi subtantif memberi tempat kepada rakyat jelata, kaum miskin, peremppuan, kaum muda, dan golongan minoritas untuk dapat benar-benar
menempatkan kepentingan dalam agenda politik politik di desa. Dengan kata lain, demokrasi subtantif menjalankan dengan sungguh-sungguh agenda kerakyatan, bukan sekedar agenda demokrasi atau agenda politik elit desa semata.

Kondisi desa-desa di Indonesia sekarang ini dalam menerapkan demokrasi, modelnya secara umum lebih pas dapat dikategorikan demokrasi formal dan demokrasi permukaan semata.

Hal ini terjadi disebabkan oleh:

1. Kepemimpinam di desa yang masih menerapkan kekuasaan absolut.

2. BPD yang belum representatif sebagai wakil rakyat.

3. Konspirasi para elit desa yang membungkam suara rakyat dengan cara menutup akses informasi publik desa.

4. Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak pertisipatif dan tidak berbasis kerakyatan.

5. Pendidikan demokrasi atau sosialisasi dinamika regulasi desa tidak inten atau bahkan tidak pernah dilakukan oleh penyelenggaran pemerintahan desa kepada rakyatnya.

6. Sikap mental penyelenggara pemerintahan desa dan rakyat yang pragmatis terhadap proses demokrasi.

7. Sikap apatis rakyat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

8. Sikap para pembina desa yang mengorbankan kepentingan rakyat demi kondusifitas semata.

9. Sikap Aparat Penegak Hukum yang mengedepankan stabilitas daripada mengamankan hak-hak rakyat.

Akibat dari kondisi tersebut antara lain:

1. Tindak pidana korupsi makin mengurita di desa.

2. Sikap adhigang, adhigung, dan adhiguna makin membudaya.

3. Kaderisasi dalam rangkah menyiapkan masa desa menjadi hal yang menakutkan bagi para elit desa.

4. Keengganan penyelenggara pemerintahan desa untuk mengajari, melatih, membina, mendidik, dan mencerdaskan rakyatnya dalam berdesa yang baik dan benar.

5. Bila ada rakyat yang ingin mengakses informasi publik desa, justru diopinikan negatif di mata rakyat dan diisolasi.

Mestinya harus dipahami:

1. Bahwa dengan keterbukaan informasi atas dokumen publik desa itu akan mendorong berkembangnya partisipasi rakyat terhadap pembangunan desa.

2. Bahwa dengan keterbukaan tata kelola keuangan desa itu akan mencegah perilaku korup para penyelenggara pemerintahan desa.

2. Bahwa mencerdaskan rakyat dalam hal tata kelola penyelenggaraan desa itu akan mendorong rakyat terutama para generasi untuk berperan dalam kontastasi apa saja yang ada di desa.

Atas dasar generalisasi dan konsep yang sebagaimana uraian di atas inilah saya sampaikan sari tulis berikut yang saya unggah sebelumnya.

PILKADES DEMOKRASI ?

Adanya calon kades suami isteri, itu menunjukkan demokrasi di desa tersebut abal-abal.

Adanya calon kades suami isteri, itu menunjukkan demokrasi di desa tersebut camping dan bopeng.

Adanya calon kades "boneka", itu menunjukkan Pemerintah Desa tersebut gagal urus pendidikan demokrasi.

Bila di daerah anda byk calon kades suami dan isteri atau kerabatnya, itu bukti kegagalan pembina desa dalam pendidikan demokrasi.

Pendidikan demokrasi dlm rangka wujudkan kedaulatan rakyat tdk diurus, justru politik uang dan pragmatisme yg dibudayakan.

Para satria itu lebih terhormat bila berhadapan dengan satria pula. Tidak dengan "boneka". Meski dia gugur di medan laga.

Seorang kesatria terhormat, lebih suka pilih mengalahkan lawan dalam arena daripada menjegalnya di luar arena.

Seorang pecundang, untuk bisa menang, biasa pilih lempar batu sembunyi tangan, daripada menghadapi lawan secara kesatria.

Sekarang bagaimana dengan desa anda ?

Terimakasih.
Semoga barokah.
Salam GERAKAN DESA MERDEKA.
Dari PADEPOKAN DESA.
Oleh LEMBAGA KAJIAN DESA.
Dalam NGAJI DESA.

Sunday, June 9, 2019

CARA MEMBAYAR TAGIHAN BULANAN NET1

Posted by kirom2015.blogspot.com On 6:11 PM No comments
Bagi kawan Kirom dot com yang berlangganan kartu Net1 yang ingin tahu cara membayar tagihan bulanan kartu net1 anda silahkan simak gambar dibawah ini. 
Kurang jelas silahkan lihat lagi dibawah ini gaes.






Semoga bermaanfaat. sampai bertemu di postingan berikutnya. Salam blogger.

Tuesday, May 28, 2019

DOKUMEN LPPDES SYARAT MUTLAK CALON KADES PETAHANA

Posted by kirom2015.blogspot.com On 7:49 PM No comments
Ada satu lagi syarat dalam bentuk dokumen yang dipenuhi bagi kades yang mendaftar kembali sebagai calon kades dalam pilkades, yaitu LPPDes AMJ. 

Jika satu dikumen ini tidak dilampirkan dalam berkas pendaftaranya, maka panitia pilkades wajib menolak dengan alasan berkas tidak lengkap, yaitu dokumen LPPDes AMJ sebagaimana amanat Permendagri 112/2014, pasal 7, huruf c.

Apabila panitia menerima pendaftaran calon kades petahana yang tanpa melampirkan dokumen LPPDes AMJ, maka siapapun bisa menggugat panitia agar calon kades petahana didiskualifikasi.

Mari bersama kita pahami lagi tentang substansi eksplisit dan substansi implisit dalam bahasa hukum. 

Syarat calon kades petahana yang wajib melampirkan dokumen LPPDes AMJ, secara eksplisit dalam Permendagri 112/2014 tidak diatur pada pasal 21. Tetapi diatur pada pasal 7, huruf c. sebagai penjabaran atas pasal 6, huruf a.

Pemilihan diksi "melalui" dalam tahapan pelaksanaan pilkades sebagaimana diatur pada pasal 6 yang dimulai dari tahapan persiapan, memberi makna bahwa LPPDes sebagaimana yg diatur pada pasal 7, huruf c yang merupakan penjabaran atas pasal 6, huruf a itu harus ditempuh, dijalani, dilintasi, tidak boleh dilompati. Sebagai bukti tahapan persiapan itu sudah dijalani, maka calon kades petahana wajib melampirkan dokumen LPPDes AMJ.

LPPDes AMJ itu dalam bentuk Perdes, artinya harus disepakati (diterima) oleh BPD dalam musyawarah pleno BPD, baru diterbitkan salinan sebagai bagian dari proses pengundangan dalam Lembaran Desa, lalu potokopi salinannya disampaikan ke Bupati melalui Camat sebagai laporan.

Sekarang mari kita baca rujuan atas uraian diatas berikut ini:

Permendagri nomor 112 tahun 2014.
Pasal 6 
Pemilihan kepala Desa dilaksanakan melalui tahapan: 
a. persiapan; 
b. pencalonan; 
c. pemungutan suara; dan 
d. penetapan. 

Pasal 7 
Persiapan pemilihan di Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a, terdiri atas kegiatan: 

a. pemberitahuan badan permusyawaratan desa kepada kepala desa tentang akhir masa jabatan yang disampaikan 6 (enam) bulan sebelum berakhir masa jabatan; 

b. pembentukan panitia pemilihan kepala desa oleh badan permusyawaratan desa ditetapkan dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari setelah 
pemberitahuan akhir masa jabatan; 

c. laporan akhir masa jabatan kepala desa kepada bupati/walikota disampaikan dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari setelah 
pemberitahuan akhir masa jabatan; 

d. perencanaan biaya pemilihan diajukan oleh panitia kepada bupati/walikota melalui camat atau sebutan lain dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari setelah terbentuknya panitia pemilihan; dan 

e. persetujuan biaya pemilihan dari bupati/walikota dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) Hari sejak diajukan oleh panitia. 

Kamus Besar Bahasa Indonesia:

pelaksanaan
pe.lak.sa.na.an n proses, cara, perbuatan melaksanakan (rancangan, keputusan, dan sebagainya):

melalui
me.la.lui v menempuh (jalan, ujian, percobaan, dan sebagainya); melintasi: untuk sampai di sana, kita dapat ~ jalan darat dan jalan sungaiv melewati: kemelut politik kedua negara itu dapat diatasi ~ berbagai saluran diplomatik

tahapan
ta.hap.an n tingkatan; jenjang 

persiapan
per.si.ap.an n perlengkapan dan persediaan (untuk sesuatu)n perbuatan (hal dan sebagainya) bersiap-siap atau mempersiapkan; tindakan (rancangan dan sebagainya) untuk sesuatu: 

Terimakasih.
Semoga barokah.
Salam GERAKAN DESA MERDEKA.
Dari PADEPOKAN DESA.
Oleh LEMBAGA KAJIAN DESA.
Dalam NGAJI DESA.
Dalam peraturan yang mengatur tentang Pemilihan Kepala Desa, mulai dari Undang-Undang sampai dengan Peraturan Menteri tidak ada yang secara eksplisit mengatur bagaimana yang berkaitan dengan netralitas panitia. Tetapi secara implisit kita tetap bisa menjustiskan dua hal yang bisa dipedomani, yaitu:

1. Bahwa azas pilkades adalah langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Permendagri 112/2014, pasal 35, ayat (2)).

Empat azas di atas diperuntukkan kepada para pemilih, sedangkan dua azas yaitu jujur dan adil di atas diperuntukkan kepada panitia. 

Artinya panitia harus melaksanakan tugas kepanitiaan dengan jujur, yaitu jujur kepada siapapun, jujur kepada diri sendiri, dan jujur kepada Tuhan.

Panitia juga harus melaksanakan tugas kepanitiaan dengan adil, yaitu adil kepada siapapun, adil kepada diri sendiri, dan adik kepada Tuhan.

2. Bahwa sebelum melaksanakan tugas, panitia pilkades diambil sumpahnya sebagaimana lazimnya pejabat, pegawai, atau petugas yang akan melaksanakan bagian dari sistem tata kelola pemerintahan di NKRI.

Sumpah yang diucapkan oleh panitia tersebut harus dipahami, disadari, dan diyakini bahwa sumpah tersebut diucapkan kepada siapapun, kepada diri sendiri, dan kepada Tuhan.

Sedangkan netralitas PJ Kades, Perangkat Desa, dan BPD diatur dalam pasal 30, ayat (2), yang berbunyi:

(2) Pelaksana Kampanye dalam kegiatan Kampanye dilarang mengikutsertakan: 
a. kepala desa; 
b. perangkat desa; 
c. anggota badan permusyaratan desa. 

Ayat tersebut di atas memberi petunjuk bahwa PJ Kades, Perangkat Desa, dan BPD dalam penyelenggaraan pilkades harus netral.

Oleh sebab, apabila panitia pilkades, PJ Kades, Perangkat Desa, dan BPD, baik secara personal maupun komunal, maka bisa dituntut atau ditindak secara personal atau institusional karena jabatan dan/atau institusinya baik secara perdata maupun pidana apabila ditemukan bukti-bukti material maupun non material yang cukup.

Pasal-pasal yang memungkinkan bisa dijadikan bidikan antara lain pasal tentang penyalagunaan wewenang, melanggar sumpah, pemalsuan, manipulasi, pemaksaan, pemerasan, penggelapan, pembocoran, dan lain-lain.

Akibat yang ditimbulkan antara lain memperdatakan panitia, mempidanakan panitia, menghentikan pelaksanaan, dan membatalkan hasil pilihan.

Maka dari itu, jujur dan adil serta menepati sumpah adalah kemutlakan bagi panitia pilkades, PJ Kades, Perangkat Desa, dan BPD.

Terimakasih.
Semoga barokah.
Salam GERAKAN DESA MERDEKA.
Dari PADEPOKAN DESA.
Oleh LEMBAGA KAJIAN DESA.
Dalam NGAJI DESA.

PESAN INDAH DARI USTADZ ARIFIN ILHAM

Posted by kirom2015.blogspot.com On 7:43 PM No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.. 
Cerdasnya orang yg beriman adalah, dia yg mampu mengolah hidupnya yg sesaat & yg sekejap untuk hidup yg panjang.. 
Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT.
Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.
Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
.
.
● Pertama
Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
.
● Kedua,
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
.
● Ketiga,
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yg memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
.
● Keempat,
Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha
.
● Kelima,
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yg suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yg bersedekah setiap hari.
.
● Keenam
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yg berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yg selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.
.
● Ketujuh,
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yg terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.
Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud
*1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
Allahumma inni as'aluka husnal khotimah
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "
*2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "
*3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "
Kemudian saya sampaikan,
jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.
Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke syurga
Kirim ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 org..
SYETAN TERUS BISIKIN >=)
"UDAAAAHLAAH,, GAK USAH DI SEBARIN, gak penting kok, BUANG2 WAKTU aja, gak akan dibaca kok...
SEKECIL apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya PULUHAN kali lipat...
Smga kita semua termasuk dlm golongan org² yang bertaqwa,, aamiin... tolong baca sebentar aja Kita dzikir sebentar ingat ﺍَﻟﻠّﻪُ ...
"Subhanallah, Walhamdulillah WalailaHa ilallah Allahu-Akbar wa la haula wala quwata illa billahil aliyil adzim”
Sebarkanlah... Insha Allah kita akan membuat beribu-ribu manusia berdzikir.🙏🙏

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)


Aamiin yaa Robbal-alamiin

Semoga bermanfa'at.
[22/5 23.30] Adjie Karno: Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia https://www.viva.co.id/showbiz/gosip/1151566-ustaz-arifin-ilham-meninggal-dunia
Tahun 2019 ini banyak daerah menyelenggarakan Pesta Demokrasi Pilkades yang akan dilaksanakan srcara serentak sepanjang tahun dengan jadwal pelaksanaan berbeda-beda.

Adanya penyelenggara dan pelaksana yang jujur dan adil serta aparatur penegak hukum yang tegas sangat diharapkan oleh semua lapisan masyarakat agar dapat bersama sama mewujudkan kesatuan dan persatuan dalam berdemokrasi. 

Dengan upaya bersama menjalankan kejujuran, keadilan, dan menegakkan hukum, diharapkan pelaksanaan pilkades akan menghasilkan kepala desa yang jujur dan adil serta selalu menjalankan tupoksinya berdasarkan konstitusi.

Salah satu yang diabaikan kejujuran, keadilan, dan penegakan hukumnya adalah politik uang. Dalam Peremendagri nomor 112 tahun 2014 tentang Pilkades hanya terdapat satu huruf yang terdapat pada pasal 30 terkait larangan dalam kampanye yang berbunyi:" j. menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta Kampanye."

Aturan ini tidak ada sangsi nya, meski demikian kita bisa menerapkan sebagaimana peraturan yang terdapat pada KUHP. pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pasal 149 ayat (1) dan (2). Ayat (1) berbunyi, “Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum, dengan memberi atau menjanjikan sesuatu, menyuap seseorang supaya tidak memakai hak pilihnya atau supaya memakai hak itu menurut cara tertentu, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling besar empat ribu lima ratus rupiah.” Sementara ayat (2) berbunyi, ”Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih, yang dengan menerima pemberian atau janji, mau disuap”

Sedangkan memberi janji yang banyak terjadi selama ini antara lain:
1. Memberikan garapan atas Tanah Kas Desa.
2. Mengangkat menjadi Perangkat Desa.

Kedua janji di atas ketika baru disampaikan saja sudah bisa dipidanakan. Maka jangan jadi calon yang bodoh di mata hukum.

Selain itu, jika ada calon kades yang melakukan politik uang, penyelenggara harus tegas juga memberikan sanksi, dengan cara mendiskualitfikasi calon kades tersebut.  Ini adalah salah satu langkah yang saat ini penting untuk dilakukan oleh penyelenggara dalam rangkah memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Terimakasih.
Semoga barokah.
Salam GERAKAN DESA MERDEKA.
Dari PADEPOKAN DESA.
Oleh LEMBAGA KAJIAN DESA.
Dalam NGAJI DESA.

ISTILAH UKURAN DALAM FIQIH

Posted by kirom2015.blogspot.com On 7:31 PM No comments
a. Satu QIROTH menurut imam Tsalasah 0,215 Gr

b. Satu DIRHAM menurut imam Tsalasah 2,715 Gr

c. Satu MITSKOL menurut imam Tsalasah 3,879 Gr

d. Satu DANIQ menurut imam Tsalasah 0,430 Gr

e. Satu DZIRO' Al-Mu’tadil menurut Aktsarin-Nas 48 Cm
- Menurut Al Makmun 41,666625 Cm
- Menurut An-Nawawi 44,720 Cm
- Menurut Ar-Rofi’i 44,820 Cm

f. Satu MUD Menurut Imam Tsalatsah 9,22 Cm (P x L x T ) = 0,766 Ltr

g. Satu SHO Menurut Imam Tsalatsah 14,65 Cm (P x L x T ) = 3,145 Ltr

h Satu WASAQ Menurut Imam Tsalatsah 57,32 Cm (P x L x T ) = 188,712 Ltr

i Satu SHO’ Gandum (Hinthoh) Menurut Imam An-Nawawi 1.862,18 Gr

j. Satu MUD Gandum (Hinthoh) Menurut Imam An-Nawawi 456,54 Grm

k Satu SHO’ Beras putih 2.719,19 Grm

l. Satu Mud Beras putih 679,79Grm

m. Air DUA KULAH menurut An-Nawawi 55,9 Cm ( P x L x T ) = 174,580 Ltr
- Menurut Ar-Rofi’iy 56,1 Cm (P x L x T ) = 176,245 Ltr
- Menurut Ahli Iraq 63,4 Cm (P x L x T ) = 245,325 Ltr
- Menurut Aksarin-Nas 60 Cm (P x L x T ) = 187,385 Ltr

n. Zakat Fitrah adalah satu SHO’ 2.719,19 Grm = 2,71919 Kg

o Jarak Qosor Sholat menurut: 

- Kitab Tanwirul Qulub 80,640 Km
- Al-Ma`Mun 89,999992 Km
- Ahmad Husain 94,500 Km
-Aksarul Fuqha 119,99988 Km
- Hanafiyyah 96 km
- Kitab Fiqh al-Islâmy 88, 74 km
- Versi Imam Ahmad Husain al-Mishry 94, 5 km

p.Mîl al-Hâsyimy:
Versi Imam Makmûn 1, 666665 km
Versi Imam Ahmad Husain al-Mishry 1, 76041 km
Versi Mayoritas ulama’ 2, 4999975 km

q. Farsakh:
Versi Imam Makmûn 4, 99995 km
Versi Imam Ahmad Husain al-Mishry 5, 28125 km
Versi Mayoritas ulama’ 7, 4999925 km

r. RITL BAGDAD menurut: 
- An-Nawawi 349,16 Grm
- Ar-Rofi’i 353,49 Grm

s NISHOB SARIQOH emas menurut Imam Tsalasah 0,97 Grm

t Satu UQIYAH 12 Dirham

u Satu DIRHAM 2 Gram

DAFTAR NISOB DAN ZAKAT HARTA ZAKAWIY



1 Perak 543,35Gr 1/40=13,584Gr 2,5% Dikeluarkan setelah 1 thn

2 Tambang Perak 543,35Gr 1/40=13,584Gr 2,5% Dikeluarkan seketika

3 Rikaz Perak 543,35Gr 1/5=108,67Gr 20% Dikeluarkan seketika

4 Harta dagang dgn modal perak 543,35Gr 1/40 =13,584 Gr 2,5% Ditaksir dengan perak dan dikeluarkan setelah 1 thn

5 Emas 77,58Gr 1/40 =1,9395 Gr 2,5% Dikeluarkan setelah 1 thn

6 Tambang Emas 77,58Gr 1/40 =1,9395 Gr 2,5% Dikeluarkan seketika

7 Rikaz Emas 77,58Gr 1/5=15,516Gr 20% Dikeluarkan seketika

8 Harta dagang dgn modal emas 77,58Gr 1/40 =1,9395 Gr 2,5% Ditaksir dgn emas dan dikeluarkan setelah 1 thn

9 Gabah 1.323,132Kg 1/10=132,3132Kg 10% Tanpa biaya pengairan
1.323,132Kg 1/20=66,1566Kg 5% Dgn biaya pengairan

10 Padi gagang 1.31,516 Kg 1/10=163,1516Kg 10% Tanpa biaya pengairan
1.31,516 Kg 1/20=81,5758Kg 5% Dgn biaya pengairan.

11 Beras 815,758 Kg 1/10=81,5758Kg 10% Tanpa biaya pengairan
815,758 Kg 1/20=40,7879Kg 5% Dgn biaya pengairan

12 Gandum 558,654 Kg 1/10=55,8654Kg 10% Tanpa biaya pengairan
558,654 Kg 1/20=27,9327Kg 5% Dgn biaya pengairan

13 Kacang tunggak 756,697 Kg 1/10=75,6697Kg 10% Tanpa biaya pengairan
756,697 Kg 1/20=37,83485Kg 5% Dgn biaya pengairan

14 Kacang Hijau 780,036Kg 1/10=78,0036Kg 10% Tanpa biaya pengairan
780,036Kg 1/20=39,0018Kg 5% Dgn biaya pengairan

15 Jagung kuning 720 Kg 1/10=72 Kg 10% Tanpa biaya pengairan
720 Kg 1/20=36 Kg 5% Dgn biaya pengairan

16 Jagung Putih 714 Kg 1/10=71,4 Kg 10% Tanpa biaya pengairan
714 Kg 1/20=35,7Kg 5% Dgn biaya pengairan

KETERANGAN

- Perhitungan awal tahun pd zakat hewan ternak dimulai dari memilikinya dlm jumlah 1 nishob, begitu juga pada emas & perak. Sedangkan utk barang dagang maka:

Bila modal dagang diambilkan dari emas/perak yg sudah genap 1 nishob baik dipakai semua atau tdk, maka penghitungan tahun dimulai dari pemilikan emas/perak
Bila modal dagang berasal dari selain emas/perak yg telah mencapai 1 nishob, maka penghitungan tahun dimulai dari permulaan berdagang.
- Daftar nishob dan ukuran di atas dikutif dari kitab “FATHIL-QODIR” susunan Syaikh Ma’sum bin Ali Quwaron, Jombang.

- Yang dimaksud dgn Imam Tsalatsah di atas adalah Imam Maliki, Imam Syafi’I dan Imam Hambali.

- Nishob emas pada daftar di atas
[00:41, 7/14/2015] Yik Salim Sri: - Nishob emas pada daftar di atas adalah nishob emas murni (emas dgn kadar 100%). Sedangkan utk mencari nishob emas yg tdk murni (emas dgn kadar kurang dari 100%) yaitu dgn cara: Nishob emas murni (77,58) dibagi kadar emas yg tdk murni kemudian hasilnya dikalikan dgn kadar emas murni (100)

Contoh:

Untuk pencarian Nishob emas dgn kadar 90%:
Nishob = 77,58 : 90 x 100 = 86,2 Gr

Zakat yg harus dikeluarkan – 2,5% (1/40) = 2,155 Gr

- 2,0% (1/50) = 17,24 Gr

Untuk pencarian Nishob emas dgn kadar 75%:
Nishob = 77,58 : 75 x 100 = 103,44 Gr

Zakat yg harus dikeluarkan – 2,5% (1/40) = 2,586 Gr

- 2,0% (1/50) = 20,688 Gr

- Nishob dan ukuran utk jenis biji-bijian dengan menggunakan berat/gram sebagai mana daftar di atas adalah hanya pendekatan saja. Sebab ukuran yang asal menurut Syara’ adalah dengan menggunakan Sho’ / Wasaq yang ada pada jaman Rasululloh SAW, maka dihimbau kepada kaum muslimin apabila ada perbedaan pendapat dalam menentukan berat kadar nishob, agar mengambil kadar yang ukurannya telah diyakini tidak kurang dari kadar yang telah ditentukan Syara’. 
( Fathul Wahhab 1/114 dan S. Taufiq:41)

SINGKATAN NAMA-NAMA ULAMA’

NO SINGKATAN NAMA ULAMA’
1. ر م Syihâb ad-Dîn Ahmad bin Hamza
( ar-Ramly al-Kabîr ).
2. مـر Syams ad-Dîn Muhammad bin Ahmad 
( ar-Ramly As- Saghîr 919 - 1004 H. ). 
3. حـج Ibn Hajar al-Haitamy ( 909 - 973 H. )
4. خـط Al-Khathîb as-Syirbîny ( … - 977 H. ).
5. ز ي Nûr ad-Dîn 'Ali az-Zayâdy atau az-Ziyâdy 
( … - 1024 H.).
6. س م / س ب Syihâb ad-Din bin Qâsîm al-Abâdy
( 964 - 922 / 994 H.)
7. ظ ب Nashîr ad-Dîn Manshûr at-Thablawy 
( … - 1014 H.).
8. ب ر Abû Abdillâh Muhammad bin Abd 
ad-Daim Al-Barmawy .( 763 - 831 H.).
9. با ج Al-Baijury ( 1198 - 1277 H.).
10. أ ج Al- 'Allâmah 'Athiyyatullâh bin Athiyah 
al-Burhân ( … - 190 H.).
11. ح ف Asy-Syamsu Muhammad bin Sâlim 
al-Hafnawy ( 1101 - 1181 H.).
12. ش ق / ش ر ق Abdullâh bin Hijâz bin Ibrâhîm 
as-Syarqawy ( 1150 - 1226 / 1227 H.).
13. حا ل / ح ل Nûr ad-Dîn 'Ali bin Ibrâhîm al-Halaby 
( 975 - 1044 H.).
14. ع ش 'Ali Syibramalisy; Nûr ad-Dîn Abû Dliyâ' 'Ali bin 'Ali ( 997 - 1087 H.).
15. ق ل Syihâb ad-Din Ahmad bin Salâmah 
al-Qulyûby ( ... - 1069 H.).
16. س ل Sulthân bin Ahmad al-Mazâkhi 
( 985 - 1075 H.).
17. ع ن Muhammad al-'Inâni ( ... - 1098 H.).
18. ب ج Sulaimân bin Muhammad bin 'Umar 
al- Bujairamy. 
19. خ ض Syamsu Muhammad Syaubary al-Khadry 
( 977 - 1069 H.).
20. م د Hasan bin 'Ali Ahmad al-Mudâbiry 
( … - 1170 H.).
21. ع ب / ع ب د Abd al-Hamid; asy-Syekh Abd al-Hamid 
ad-Daghistâny. 
22. أ ط Muhammad bin Manshûr al-Ithfihy 
al-Mishry. 
23. ي As-Sayyid bin Abdullâh bin 'Umar 
al-Alawy ( 1209 - 1265 H.).
Gambar24. ك / ك ر Asy-Syekh Muhammad bin Sulaimân 
al-Kurdy ( … - 1194 H.).

Mugi2 wonten manfa'ate 🙏🤲 Mlng

PENGERTIAN TALAK (CERAI )

Posted by kirom2015.blogspot.com On 7:21 PM No comments
Seribu kali istri minta di cerai, sebelum suami bilang "Oke", masih sah Suami-Istri.

Tapi sekali saja, Suami keluar kata Cerai, walaupun maksudnya becandaan, maka jatuhlah Talaknya,,,,
Olok olok ngaku bujangan di depan orang lain, jatuh pula lah Talak nya,,,
Tak sengaja berucap, sana balik ke Bapak Ibu mu, itupun telah jatuh Talak.

Repost,,,,,,

PENGERTIAN TALAK (cerai)

Mungkin kata "TALAK" itu sudah terlalu sering kita dengar, meski kadang kita tidak tau apa sebenarnya arti talak itu..
Pertama2 kita bahas soal perbedaan antara TALAK dan CERAI
Cerai dan talak adalah artian yang sama. Talak adalah bahasa arab sedangkan cerai adalah bahasa indonesia.

TALAK adalah: pelepasan akad Nikah dengan lafal talak atau yg semakna dengan itu.
Talak dalam islam adalah halal tapi sangat di benci sama Allah.
Nabi muhammad saw bersabda : ABGHADUL HALALI ÌNDALLAHI TALLAK. Perbuatan halal tapi paling di benci Allah adalah talak (HR. Abu daud)

MACAM MACAM TALAK
1. TALAK RAJ'IAH yaitu : talaq satu dan talaq dua di sebut talak raj'iah. Karena suami bisa rujuk kembali, dan masa iddah belom habis.
2. TALAK BA'IN  yaitu : talak tiga, jika suami tidak dapat rujuk, walaupun masa iddah belom habis, talak tiga sering di sebut talak ba'in kubra.

LAFADZ/ UCAPAN TALAK.
▪TALAK SHAR'IH yaitu : talak dengan lafadz yang jelas dan terang.
Misalnya suami berkata pada istrinya. "KAMU SAYA CERAI" atau "KAMU SAYA TALAK"
Talak semacam ini di niati atau tidak, 
maka talak sudah jatuh dan haram untuk bercampur.
▪TALAK KINAYAH yaitu : talak dengan lafadz sindiran. Misalnya suami berkata pada istrinya
"PERGI KAU DARI SINI" atau "PULANG KERUMAH ORANG TUAMU" talak seperti ini jatuh kalau di niati talak. Tetapi jika tidak di niati maka talak tidak jatuh. Dan halal untuk di campur.

TALAK KIAS
Talak jatuh  apabila: 
Suami mengaku bujang. Misalnya ada suami yang suka ke wanita lain untuk menyembunyikan setatus aslinya. Lalu dia berkata kalau dia bujang. Maka talaq jatuh. 
Jika si suami tetap menggauli istrinya maka hukumnya ZINA.

HUKUM HUKUM TALAK
Pada dasarnya talak atau perceraian adalah ssuatu yang tidak di senangi yang dalam
Istilah ushul fiqh di sebut makruh. Meskipun hukum dari talak itu makruh tapi bisa di lihat dari sebab tertentu.
1. NADAB/SUNNAH yaitu : jika dalam keadaan rumah tangga sudah tidak bisa di lanjutkan.
Dan seandainya tetap di pertahankan maka akan timbul ke mudharatan yang lebih besar diantara kedua belah pihak.
2. MUBAH: atau boleh saja di lakukan bila memang perlu terjadinya perceraian dan tidak ada pihak yang dirugikan dengan perceraian itu. Dan manfaatnya ada.
3. WAJIB atau mesti di lakukan. Yaitu perceraian yang mesti di lakukan oleh hakim terhadap  seseorang yang telah bersumpah untuk tidal menggauli istrinya. Sampai masa tertentu.
Serta ia tidak mampu pula membayar kaffarat sumpah. Dan tindakan ini memudharatkan bagi istri.
4. HARAM talak itu di lakukan tanpa alasan. Sedangkan istrinya dalam keadaan haid. Atau suci yang dalam masa itu istrinya telah di gauli...

PESAN : JANGAN MAIN2 DENGAN KATA TALAK.

✍ Dhirgham Haidar Irhab hamba bodoh.

Tuesday, May 21, 2019

PENGERTIAN DAN HIKMAH NUZULUL QUR'AN

Posted by kirom2015.blogspot.com On 8:03 PM No comments
 Kawan Kirom Dot Com,
Jumpa lagi di postingan tentang pengertian dan hikmah Nuzulul Qur'an.
Alhamdulillah kita semua masih dipertemukan Bulan yang penuh berkah dan rahmat, dimana di dalam bulan Ramadhan ini ada peristiwa yang sangat bersejarah yaitu Nuzulul Qur'an. Semoga kita semua masih dipertemukan lagi dengan Bulan Ramadhan yang akan datang dan bisa melakukan kebajikan di bulan ramadhan. Aamiin.


Apa itu Nuzulul Qur'an ?

Nuzulul Qur'an adalah adalah merupakan peristiwa turunya mukjizat Allah Swt yang diturunkan Kepada Baginda Nabi Muhammad Saw melalui perantaraan malaikat Jibril untuk memberi petunjuk Kepada seluruh manusia. Turunnya Al Qur'an ini merupakan peristiwa yang sangat besar sekali kedudukannya bagi penduduk langit dan bumi.Dengan adanya peringatan Nuzulul Quran,  intinya bukan peringatannya yang lebih penting. Tetapi, bagaimana isi dari Alquran itu kita pahami kemudian kita impelentasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan sebaik-baiknya, karena Al Qur’an merupakan petunjuk Allah untuk kehidupan manusia di dunia dan akhirat.

Turunya Al Qur'an ini dengan dua tahap :

Pertama : Al Qur'an di turunkan waktu malam lailatul qodar (malam seribu bulan ), dan merupakan pemberitahuan Allah swt kepada seluruh alam tingkat tinggi yang terdiri dari malaikat akan kemulyaan umat Nabi Muhammad Saw.

Kedua :  Turunnya Al Qur'an diturunkan secara bertahap tujuannya adalah untuk menguatkan Hati Rasulallah saw dan menghibur dengan berbagai peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian sampai Allah menyempurnakan agama ini menyukupi nikmat-nikmatnya. Al Qur'an diturunkan ke Bumi secara berangsur-angsur tidak sekaligus.

Dasar Turun nya Al-Qur’an berangsur-angsur

Firman Allah SWT surat al-Isra’ : 106
وَقُرْءَانًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَى مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًا * – الإسراء : 106_
“Dan Al-Qur’an telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur, agar kamu membacanya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian-demi bagian . “ ( QS. Al-Isra’ : 106 ).

Dan Firman Allah SWT surat Al-Furqan : 32
وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْءَانُ جُمْلَةً وَاحِدَةً كَذَلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا * – الفرقان : 32 –
“Berkatalah orang-orang kafir : “ mengapa Al-Qur’an tidak dirunkan kepadanya sekali turun saja ? Demikian supaya Kami perkuat hatimu dengannya, dan Kami membacakannya kelompk demi kelompok “. ( QS. Al-Furqon : 32 ).

HIKMAH NUZULUL AL QUR'AN 
(Saya Kutip dari https://walisongo.ac.id )

Dr Musahadi menjelaskan Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi memaparkan hadits-hadits yang berkenaan dengan keutamaan membaca Al-Qur’an. Di antaranya:
  1. Akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.
Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim)
  1. Mendapatkan predikat insan terbaik.
Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tirmidzi)
  1. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akhirat, bagi yang mahir mambacanya.
Dari Aisyah ra, berkata; bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhari Muslim)
  1. Mendapatkan pahala dua kali lipat, bagi yang belum lancar.
“Dan orang yang membaca Al-Qur’an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari Muslim)
  1. Akan diangkat derajatnya oleh Allah
Dari Umar bin Khatab ra. Rasulullah saw. bersabda,: “Sesungguhnya Allahswt. akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur’an), dengan dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain.” (HR. Muslim)
  1. Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya.
Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketengangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya.” (HR. Muslim)

Monday, May 20, 2019

KEUTAMAAN MALAM LAILATUL QODAR

Posted by kirom2015.blogspot.com On 5:01 PM No comments
 Haloo Sahabat Kirom Dot Com.
Alhamdulillah Kita ketemu lagi di Postingan Keutamaan Malam Lailatul Qodar.
Kita sebagai seorang muslim seharusnya bahagia dengan datangnya Bulan suci Ramadhan, karena di bulan Suci Ramadhan ini banyak sekali membawa berkah atau manfaat diantaranya adalah  semua amal perbuatan kita dilipat gandakan oleh Allah dengan beberapa kali lipat tanpa terkecuali termasuk perbuatan yang tidak baik juga. Maka dari itu di bulan Ramadhan mari kita tingkatkan ibadah kita Kepada Allah Swt dan tinggalkan perbuatan yang baik supaya nanti setelah bulan Ramadhan kita benar-benar bersih seperti waktu kita di lahirkan kembali. Selain itu di bulan ramadhan syetan di belenggu oleh Allah Swt, selagi penggoda kita mumpung masih dibelenggu ayo gunakan untuk perbaikan dengan melaksanakan ibadah jangan lupa ayo kita baca Alquran sampai khatam, kalau dibulan suci ramadhan bisa khatam baca alqur'an maka insya allah di bulan selanjutnya kita akan bisa selalu membaca alquran walaupun tidak terlalu banyak. Dan yang kita harapkan di bulan Ramadhan ini adalah adanya Malam Lailatul Qodar (Malam seribu Bulan ),  cuman itu saja keutamaan bulan suci ramadhan sebenarnya banyak sekali keutamaannya. langsung saja kita akan bahas keutamaan Malam Lailatul Qodar. Mengenai kapan itu terjadi kita semua tidak tahu tapi biasanya malam lailatul qodar terjadi di malam likuran di bulan ramadhan.

DIANTARANYA KEUTAMAAN MALAM LAILATUL QODAR ADALAH :
  1. MALAM YANG MULIA
Karena kita tidak tahu kapan terjadinya bulan ramadhan mari kita berlomba-lomba melakukan ibadah dan melakukan amalan-amalan lainya siapa tahu waktu melakukan perbuatan baik saat itu terjadi malam lailatul qodar. Semoga kita semua bisa merasakan malam lailatul qodar di bulan ramadhan ini. Aamiin.
  1. MALAM TURUNYA ALQUR'AN
Di Malam lailatul Qodar inilah Kitab Al Qur'an sebagai pedoman kita / merupakan wasiat baginda Rosulullah yang sangat berharga bagi kita diturunkan. sesuai firman Allah Swt :
"Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam qadar." (Q.S Al Qadar : 1)
  1. PARA MALAIKAT TURUN KEBUMI
Dimalam lailatul Qodar ini para malaikatnya Allah Turun ke bumi  dengan membawa berkah dan rahmat. Para malaikat mengelilingi orang-orang yang sedang beribadah dan berdzikir kepada Allah Swt. 
Sesuai firman Allah Swt :
"Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan" (Q.S Al-Qadar : 4)
  1. MALAM DITULISNYA TAQDIR SATU TAHUN KEDEPAN
Pada malam Lailatul Qadar, malaikat akan mencatat takdir setiap makhluk untuk satu tahun ke depan yang sudah ditetapkan oleh Allah. 
  1. DIBUKAKAN PINTU AMPUNAN
malam Lailatul Qadar ini tentu menjadi kesempatan yang paling dinantikan oleh semua umat muslim. Oleh sebab itu, jangan sampai melewatkan malam yang mulia ini dengan memperbanyak ibadah dan banyak memohon ampunan kepada Allah SWT.
Sabda Nabi Saw :
"Barangsiapa melakukan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (H.R Al Bukhari, An Nasa'i dan Ahmad).
  1. LEBIH BAIK DARI SERIBU BULAN
Allah Ta’ala berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.


Sumber https://rumaysho.com/2729-7-keistimewaan-lailatul-qadar.html

Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9:

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Doa Malam Lailatul Qadar dan Keistimewaan Malam 1000 Bulan, http://kaltim.tribunnews.com/2019/05/13/doa-malam-lailatul-qadar-dan-keistimewaan-malam-1000-bulan?page=3.
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

Sumber https://rumaysho.com/2729-7-keistimewaan-lailatul-qadar.html
Allah Ta’ala berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.


Sumber https://rumaysho.com/2729-7-keistimewaan-lailatul-qadar.html
Demikian postingan ini semoga bermanfaat dan bisa kita kerjakan serta bisa bertemu dengan malam lailatul Qodar.

Popular Posts